Aku menangis...
Bukan karena KAU renggut dia dariku...
Dia, imam yang pernah ada dalam hidupku...
Aku bersedih...
Bukan karena KAU renggut dia dariku...
Dia, buah hatiku yang tak sempat lihat dunia
Dan aku berduka...
Bukan karena KAU titipkan sakit ini...
Sakit yang setiap saat siap membunuhku...
Aku berteriak....
Bukan karena kebencianku pada dunia
Bukan karena hinaan dunia padaku
Dan bukan karena semua impian yang sirna
Tapi karena ketidak adilan yang kurasa
Aku....menyerah
Bukan karena ku tak sanggup menahan sakit di tubuh
Bukan karena ku tak mampu menerima kejutan-Mu lagi...
Tapi, semangat ini perlahan memudar dari hati
Aku lelah tersenyum tutup segala
Aku lelah berlari hindari semua
Dan aku jenuh hidup tanpa mampu bersuara
Karena aku hanyalah manusia biasa
Yang punya rasa lelah dan putus asa...
Maafkan aku,,,
Bukan karena KAU renggut dia dariku...
Dia, imam yang pernah ada dalam hidupku...
Aku bersedih...
Bukan karena KAU renggut dia dariku...
Dia, buah hatiku yang tak sempat lihat dunia
Dan aku berduka...
Bukan karena KAU titipkan sakit ini...
Sakit yang setiap saat siap membunuhku...
Aku berteriak....
Bukan karena kebencianku pada dunia
Bukan karena hinaan dunia padaku
Dan bukan karena semua impian yang sirna
Tapi karena ketidak adilan yang kurasa
Aku....menyerah
Bukan karena ku tak sanggup menahan sakit di tubuh
Bukan karena ku tak mampu menerima kejutan-Mu lagi...
Tapi, semangat ini perlahan memudar dari hati
Aku lelah tersenyum tutup segala
Aku lelah berlari hindari semua
Dan aku jenuh hidup tanpa mampu bersuara
Karena aku hanyalah manusia biasa
Yang punya rasa lelah dan putus asa...
Maafkan aku,,,
Twitter
Facebook
Flickr
RSS
This comment has been removed by the author.
ReplyDeletethank's
Delete:)
Penulis yang terhormat...saya jatuh cinta dengan karya kamu yg ini
ReplyDelete:)
Deleteterimakasih...