Thursday, January 31, 2013
Sayap-Sayap Patah
Merobek malam menoreh seribu duka
Kukepakkan sayap-sayap patahku
Mengikuti hembusan angin yang berlalu
Menancapkan rindu …
Disudut hati yang beku …
Dia retak, hancur bagai serpihan cermin
Berserakan …
Sebelum hilang di terpa angin …
Sambil terduduk lemah…
Ku coba kembali mengais sisa hati
Bercampur baur dengan debu
Ingin ku rengkuh …
Ku gapai kepingan di sudut hati …
Hanya bayangan yang ku dapat …
Ia menghilang saat mentari turun dari peraduannya
Tak sanggup ku kepakkan kembali sayap ini
Ia telah patah…
Tertusuk duri-duri yang tajam…
Hanya bisa meratap …
Meringis..
Mencoba menggapai sebuah pegangan..
Inginku
Adalah aku yang masih memanggil namamu dalam pekatku,, menyematkan rindu dalam tarikan senyummu
yang nyatanya masih ada untukku...
Aku mencintaimu, itu yang kudengar dari gerak bibirmu dan pupil matamu...
Dan aku tak lagi paham tentang cinta...
Aku hanya ingin diam dalam hatimu ...
Aku Masih mencintaimu
Aku masih mencintaimu hingga detik ini
Dan mungkin sampai nanti
Meski ku tahu cintamu telah luntur
Meski ku tahu ....
Telah kau hapus namaku di hatimu
Aku masih mencintaimu
Karna aku sungguh tak sanggup mengusir rasa ini untukmu
Tak sanggup menghapus bayangmu dari mata hatiku
Tak sanggup mengabaikan lirih rindu menyapa sunyiku
Tak peduli kau telah tusukkan duri di hatiku
Tak peduli kau telah acuhkan perasaanku
Biarkan cinta ini abadi di hatiku
Hingga ajal menjemputku
Apapun adanya dirimu
Aku tak sanggup melupakanmu
Tapi percayalah....
Aku tak ingin mengusik kebahagiaanmu
Aku hanya ingin melauhkan perasaanku
"untukmu" yang kuberi cinta
KASIH TAK SAMPAI
dapat ku ajak berbagi
tentang rasa Yang mewarnai hati
tentang rindu Yang Selalu menanti
Ku ingin dia mengerti
sesungguhnya aku Selalu menanti
sebentuk kasih darimu
sebuah sapa darimu
Aku hanya bisa mencintaimu
tanpa bisa memilikimu
aku hanya bisa mengenangmu
dalam cerita Yang bisu
Aku sadar sepenuhnya
bagimu aku bukanlah siapa-siapa
aku hanyalah seorang Yang hina
tiada bergelimang harta
Biarlah rasa sayang ini
terkubur bersama mimpi
biarlah cinta Yang tumbuh di hati ini
ku buang di atas hamparan Yang sunyi
agar tak pernah kembali lagi
melukai hatimu...
Angin Bawalah aku
Angin kemarilah...
bawa aku terbang jauh dari sini
biar semua alang kepalang dalam malang menjauh
hingga raga pun akan kesusahan mencari aku
Awan Yang berarak...
jemputlah aku pada peraduan ini
hingga jiwa kian enggan bertamu Yang beriak
karena ini bukan semarak penggalan cerita tapi sebuah kisah
Mengukir semburat temali dalam anggun angkuh
bersit kata Yang tiada bersuara menguji kalimat
tapi buncahkan sembilu sukma perlahan membiru tak bersauh
dalam lelah tiada menopang asa Yang mulai lunglai teramat
Coba pejamkan mata mengaduk haru pandangan
tak ingin lagi mengejar pelangi atau menuntun hujan
hingga lena menggumpal gundah dalam genggam keresahan
karena ini bukan lagi tentang pendaran bintang dan rembulan
Aku lepaskan jubah ini Yang telah melampaui batas diri
karena tiada ingin lagi aku kembali dalam bersetubuh sesali
hingga sunyi Yang terombak guncangkan dalam ketidakberdayaan inti
Jjdikan pilu mengukir kata aksara dalam rapuh hati
Ini bukanlah cerita tentang seratus tahun atau seribu tahun
dan bukan juga jauh Yang menjauh atau dekat Yang mendekat
hingga tiada kiambang Yang terlambang dalam beda gugur mengambang
menjadikan tapa dalam pekur pikat sekat tak berimbang
Kemarilah mentari akan aku bisikkan sesuatu padamu tanpa ilalang
agar bumi dan langit tak akan bertanya lagi tentang aku padamu nanti
karena kecupan kuncup tanpa paksa pintu menutup ketuk ragu
dan siarkanlah itu pada senja Yang akan Sllu beradu pada hening
Bukan tak ingin bersama berbagi lagi
tapi telah aku sudahi dalam kemasan terikat mati
Yang akan keremasi setiap sudut perigi kalam imaji
hingga tak akan sisakan walau sedikit untuk berhati...
bawa aku terbang jauh dari sini
biar semua alang kepalang dalam malang menjauh
hingga raga pun akan kesusahan mencari aku
Awan Yang berarak...
jemputlah aku pada peraduan ini
hingga jiwa kian enggan bertamu Yang beriak
karena ini bukan semarak penggalan cerita tapi sebuah kisah
Mengukir semburat temali dalam anggun angkuh
bersit kata Yang tiada bersuara menguji kalimat
tapi buncahkan sembilu sukma perlahan membiru tak bersauh
dalam lelah tiada menopang asa Yang mulai lunglai teramat
Coba pejamkan mata mengaduk haru pandangan
tak ingin lagi mengejar pelangi atau menuntun hujan
hingga lena menggumpal gundah dalam genggam keresahan
karena ini bukan lagi tentang pendaran bintang dan rembulan
Aku lepaskan jubah ini Yang telah melampaui batas diri
karena tiada ingin lagi aku kembali dalam bersetubuh sesali
hingga sunyi Yang terombak guncangkan dalam ketidakberdayaan inti
Jjdikan pilu mengukir kata aksara dalam rapuh hati
Ini bukanlah cerita tentang seratus tahun atau seribu tahun
dan bukan juga jauh Yang menjauh atau dekat Yang mendekat
hingga tiada kiambang Yang terlambang dalam beda gugur mengambang
menjadikan tapa dalam pekur pikat sekat tak berimbang
Kemarilah mentari akan aku bisikkan sesuatu padamu tanpa ilalang
agar bumi dan langit tak akan bertanya lagi tentang aku padamu nanti
karena kecupan kuncup tanpa paksa pintu menutup ketuk ragu
dan siarkanlah itu pada senja Yang akan Sllu beradu pada hening
Bukan tak ingin bersama berbagi lagi
tapi telah aku sudahi dalam kemasan terikat mati
Yang akan keremasi setiap sudut perigi kalam imaji
hingga tak akan sisakan walau sedikit untuk berhati...
Tak Jua Datang
Aku bertanya pada malam….
Dimana kau sembunyikan wajah kasihku ?
malam menjawab;
‘Kekasihmu akan datang setelah kau serahkan jiwamu padaku…
Aku bertanya pada bintang
Dimana bisa kujumpai kasihku malam ini ?
bintang menjawab;
Kau akan jumpai dalam teropongku saat bermimpi…
Lalu aku bertanya pada peraduanku
Apakah kau siap mengantarku berjumpa dengan kekasihku ?
peraduan menjawab;
Setiap nafasku adalah pengabdian untukmu…
Aku terlelap
mimpi itu tak pernah datang….
Wednesday, January 30, 2013
Terpuruk
Aku terpuruk dalam kisah yang tergaris untukku
Hingga senyumku begitu rela terkikis air mataku
Dan kau disana…
Masih dengan mata nanarmu…
Kau lihat ???
Aku menderita karena mu…
Aku tak bisa melepasmu…
Walau tak bisa memilikimu…
Dan kini hanya kesedihan ini lah yang setia padaku.
Inginku
Seraut wajah kasih,
Masih tersenyum indah
Dalam langit memoriku
Dalam imajiku berhayal
Syahdunya suaramu
Indahnya senyummu
Hanyutkanku kedalam telaga kasih terbuai angan akan ada dalam jiwamu
Ku nikmati semua..
Walau hanya sebuah lukisan
dalam negri hayalku.. Diam..
Terus ku rasakan seiring waktu berjalan
Jujur, aku ingin nikmati
Dalam rentang tak berjarak.
Sukar ku tempuhi jalan nyata
Saat senyummu semakin menarikku
Kepelukanmu...
Lara
Sendu merajut pada keheningan
Di antara dentingan rindu yang semakin senyap
Lara.........
Dalam aksara yang tak lagi bermakna...
Dalam syair Yang tak lagi mendendangkan lagu cinta
Semua hampa............
Goresan-goresan kata Rindu hanya hiasan
Pemanis rasa yang tak lagi murni berbicara
aku yang terdiam dalam kehampaan
Mulai meraba detak yang dulu pernah membuatku hidup
ooh..........
Ternyata Aku tlah mati............
Aku tlah mati di tikam sepi
yang tak bisa lagi merangkai imajinasi
Mungkin aku kan menunggu mulai hari ini
Saat rembulan terbuai dalam mimpi
Saat itulah aku mulai berdiri
Berjalan tanpa sinar dan Cahaya di hati
Kasihku
Sayangku
Entah sampai kapan ku bisa bertahan
Menjaga kasih sayangku terhadapmu
Memendam rasa sakit
Karena kau bukan milikku
Ku tahu ku tak sempurna
Tak seperti yg kau minta
Aku telah berusaha jadi yg terbaik untukmu
Tapi apalah arti usahaku
Jika masa lalumu masih kau kenang
Yg kini menjadi penghalang
Hingga ku sulit masuk kedalam hatimu
Salahkah aku menyayangimu .?
Salahkah aku berharap memiliki hatimu .?
Semua perasaan ini tercipta untukmu
Hanya ingin dibalas dengan sebuah senyuman
Secuil perhatian, dan beribu pengertian
Munkinkah ku harus melupakanmu
Membuang harapan untuk memilikimu
Membuang semua rasa untukmu
Sepertinya ku tak mampu
Aku ingin bisa melihatmu bahagia
Menghapus setiap kesedihanmu
Melihat senyum termanis darimu
Karena arti menyayangimu adalah
Aku bahagia jika melihatmu bahagia
Meskipun tidak bersamaku
Walaupun sebenarnya
Hatiku menahan sakit karna tak bisa memilikimu
Sampai saatnya kamu mengerti
Aku menyayangimu selalu
Hingga saatnya kamu sadari
Sayangku hanya untukmu
Mengertilah sayang
Dan,,,, Lagi...
Aku yg telah terjatuh ….
dalam asa cinta yg takkan menyatu…
dan aku yg telah terpuruk…
dalam dunia ku yg penuh sembilu…
kelamnya malam ku….
Di iringi dengan butiran bening..
Yg jatuh dari kelopak mata ku yg kaku..
Dunia ku terasa kelam dan gersang…
Denyut nadi ku terasa berhenti…
Ketika sang Malaikat ….
Menarik helaian-helaian nafas…
Dari ubun-ubun sang mutiara hati…
Kutapakkan langkah kaki ku..
Di atas serpihan daun kamboja yg layu…
Aku mencoba untuk terbangun…
dari lelapnya tidur panjang ku..
Ya Illahi…..percikkanlah sititik embun…
Untuk penyegaran hati ku…
Ya Illahi….berikanlah secuil sinar..
Untuk menerangi gelapnya malam ku..
Ya Illahi….berilah ketenangan …..
Padanya di alam sana….
Dan kuatkalah……
Diri dan jiwa ku yg terhampar…
Di persimpangan malam ku …
Yg kelabu……
Tuesday, January 29, 2013
LAKUKAN APA YANG KAU MAU
Bukan aku tak perdulikan kamu lagi
Bukan aku tak cinta dan tak menyayangi kamu lagi
Dan bukan aku tak bisa lagi cemburu padamu
Lakukanlah...
Apa yang akan kamu lakukan di belakangku
Kini aku menyadari...
Jika di hati mu benar-benar tulus menyayangiku
Jika di hatimu benar-benar menanamkan cinta hanya untukku
Aku percaya cinta kan menuntunmu kembali padaku
Dia tidak akan pernah jauh dari hatiku
Ku percayakan semua Kesetiaan hanya kepada hatimu
Tapi jika hati ini telah Diam dan tak ada Hasrat lagi
Berarti hatiku telah mati...
karena sudah tak ada yang dapat ku genggam lagi
KEAJAIBAN CINTA
Biarlah syairku menggema
Tentang indahnya ilusi cinta
Biarkanlah aksara ku menari
Menceritakan kisah yang kan menjadi nyata
Tlah ku lalui likunya perjalannan cinta yang sering membuatku kecewa
Hanya satu harap dalam perihnya kehidupan yang mendera
Suatu keajaiban cinta yang Nyata tanpa ilusi semata
Kapankah....
Haruskah ku menanti......
hingga rambutku memutih...
Dewi cinta datanglah
Pada hatiku yang merindukan sinar cinta nya
Jangan lagi kau bawakan aku anggur cinta
Yang berisi racun berbisa
Asaku
Hidup ini penuh impian
Tapi impian itu pula yg mndatangkan rasa sakit..
Kau yang selalu mngajariku
Tentang ketabahan untuk menghadapi segala cobaan
Kau yang selalu mmberi suatu kekuatan...
Tapi mengapa.....!!.....
Kau jua yang menghancurkan hatiku,
Tanpa sedikit pun
meninggalkan puing-puing rasa dalam hati mu....
Lenyap tanpa mnyisakan aku dalam fikiran mu
Aku tak kan menyalah kan....
Karena mungkin diantara keindahan ku
Ada rasa yang tak kau dapat kan
Kini aku harus belajar melupakan
Karena di balik derita yang ku rasa
Pasti akan ada rasa kebahagiaan,,,,....
Hanya Mimpi
Rindu ini
Sering kali menusuk jiwa...
Gelisah menyayat kalbu,, mencabik seluruh ragaku...
Rindu ini
Seandai nya bisa ku rangkai,
Pasti menjadi mutiara terindah
Melingkari segenap sanubari ku....
Rindu ini...
Alangkah indah terasa
Seandainya disambut mesra....
Pastikan terobati gelora jiwa..
Namun apa daya ku....
Tidak mungkin niat tercapai...
Tidak mungkin dapat terluah kan...
Walau pun bisikan selalu menghunjam jiwa
Karena aku hanya
Sebuah mimpi dalam khayal imajinasi mu.....
Sunday, January 27, 2013
KITA
kala kau mulai lemah
kala kau mulai letih
dan, bila kau mulai ragu
ijinkan aku di sisi-mu
menemani-mu
menuntun-mu..
menegakkan raga-mu
menggenggam tangan-mu
mengikuti goresan pena yang kita buat
untuk menyimpan kenangan
mengisi halaman terakhir
mengisi lembaran terakhir
mengisi harapan terakhir
untuk menuliskan nama-mu
yaa, hanya nama-mu
ijinkan aku mengisi bagian terakhir itu
agar tak hanya terisi nama-ku
namun, nama Kita Berdua...
Saturday, January 26, 2013
Aku Kah ?
Terkulai
Aksaraku telah terbunuh olehmu !! tusukkan mu tepat di ulu hatiku,menjadi mati dan beku suara hatiku
Karenamu kelelahan !! engkau telah membabat habis ladang tanaman aksaraku
...
Hanya tertinggal akar yang telah layu ,di mana tempatku untuk merayu satu nama yang terikat di kalbu
Enggan pergi ?sudahlah asal sisakan waktu untuk tidurku,sampai kapan ?
terserah . ”aku kah"..
Mungkinkah ?
Aku masih disini
mencumbui malam yang semakin bisu diperaduan
bertemankan secangkir rasa sunyi dikedalaman
menghitung setiap detik waktu yang terus berjalan
menunggu fajar datang diujung samar penantian
Satu desah dalam kesah
berguman kecil menghayati setiap gelisah
tersudut dalam bimbang saat rindu kian menyiksa
ketika cerita cinta menunggu skenario berikutnya
Satu rasa dalam jiwa
adalah harapan yang masih menyimpan sebuah tanya
tentang dia yang kucinta,
mungkinkah juga punya cinta
Seperti mengejar waktu
takkan mungkin bisa terlewati
karna detik itu tak pernah diam
terus menggeliat
dalam rahasia takdir kehidupan
Melukis masa depan
yang menyimpan kisah kebahagiaan
tapi...
mungkin juga sebuah sayatan penderitaan...
Friday, January 25, 2013
KAU
Kuharap kau datang meski sekedar berlabuh didermaga mimpi,sebab kutau takdir itu ada
Cinta..jangan kau tanyakan setiaku
sebab kukan terus merengkuhmu
Sayang...tataplah luas samudera begitulah cintaku padamu
Liatlah ombak yang terus berdebur sebegitu pula kasihsayangku padamu
Disini aku terus menunggumu
tak kupeduli hitungan waktu
Ditempat sunyi terkurung sepi
terkurung rindu
Aku genggam cinta dan asaku
Bila kau meliat dan merasakanya
bersama semilir angin yang berhembus dimalam ini,kubisikan rinduku untukmu
Tiada lelah kumenunggu hingga tiba waktu hadirmu
Rinduku tetaplah dipalung hati merinduimu
Sayang
Kalungkan cintaku pada hatimu
yakinkan hatiku ditiap tapak langkahmu
Do'aku sllu menyertaimu...
RINDU
''Sllu ada waktuku
dalam setiap dukamu
atau canda tawamu
aku kan menemanimu
Walau aku tau
aku begitu jauh darimu
terpisah beribu batu
juga jarak ruang dan waktu
Kita satu bumbung bambu
tak bersama namun kita satu
satu harap dan mimpi indah
untuk membina mahligai cinta
bahagialah engkau disana bersamanya
jangan pernah bersedih hati
karena aku merasakan semua
apa Yang engkau rasakan kasih
Setiap air mata Yang menetes
bukanlah sebuah duka lara
tetapi air mata itu adalah
kerinduanku...''
Thursday, January 24, 2013
Mencoba Tenang
Angin tetap bertiup ,berhembus dan
menyentuh dedaunan yang telah
menguning,tak akan jatuh terhmpas
dalam luruh ketidakberdayaan
Aku mengenalmu ,sejauh langkah
dalam perjalanan yang belum terhenti
Deru dada semakin mengencang
sekeras tangan tanganku yang
mengetuk waktu,masih selalu
Ada cinta yang tak pernah mati...
Achh
aku masih dapat merasakan perihnya rindu menanti
aku masih merasakan pilu merebak dihati
aku masih bisa meneteskan airmata dipipi
cukuplah kiranya jadi sebuah bukti
HATI dan JIWAKU belumlah mati..."
Wednesday, January 23, 2013
Lukisan Hati
Dari lubuk hati yang paling dalam
Terucap kejujuran kata
Kucoba rentangkan lamunan lara
Saat kau pergi dan terbang
Kucoba hilangkan smua kenangan
Didalam bayanganmu
Lukisan hati t'lah Terbuai
Pada malam yang telah usai
Mungkinkah kini akan terus kurangkai
Bayangan sunyi kan menghilang
Ketika senja kian terang
Haruskah kutaburkan sejuta bintang
Saat kau pergi dan terbang
Kucoba hilangkan smua kenangan
Didalam bayanganmu
Lukisan hati t'lah Terbuai
Pada malam yang telah usai
Mungkinkah kini akan terus kurangkai
Bayangan sunyi kan menghilang
Ketika senja kian terang
Haruskah kutaburkan sejuta bintang
Tuesday, January 22, 2013
BENTANGAN SUNYI
Termenungku redup dalam diam
Tak tahu seberapa lama diam
Langkah yang kupijak bawa keraguan
Keterasingan akan duniaku
Membentang kesunyian tersendiri
Hampa dan membeku, Menyiksa bathinku
Gemerlap cintaku mulai mencair
Sejak kau pergi tuk membawa mimpi
Sinar matahari tak lagi silaukan hariku
Kesepian menyelimuti hari
Kemana kubenamkan keresahanku
Sinar bulan tak lagi, Damaikan hatiku
Kupandang dan kucium batas sunyi
Melambaikan rindu dan air mata
Ingin kupeluk bayang dirimu
Dalam bentangan sunyi hariku
Kemana cahaya keabadian
Yang dulu menjadi lentera hidup
Kini kau tenggelam, Hampakan cintaku
Siang terbuai cahaya mentari
Malam terbuai dalam menyepi
Oh matahari..... berikan cahyamu
Siang terbuai cahaya mentari
Malam terlelap dalam menyepi
Oh bulan..... berikan damaimu
Langit menutup diri dengan gelap
Kemana kuharus mengikuti bintang
Dikala angin tak lagi berhembus
Kupandang dan kucium batas sunyi
Melambaikan rindu dan air mata
Ingin kupeluk bayang dirimu
Dalam bentangan sunyi hariku
KESEPIAN
Terlarut kudisini
terbelenggu sepi
Terdiam aku terkunci
di alam sepi yg abadi
anganku kian terbungkam
dihempas sang angin malam
ku coba tuk temukan
sejejak titik kehidupan
Terhempas abadi
Bawalah aku dari sini
dalam kesunyian
tenggelam jiwaku seakan terbenam
rasa diri seakan tak berarti
hilang ditengah malam gelap yang abadi
Bawalah jiwaku terbang dan melayang
Bawalah ragaku dari kesunyian
Hampa diri semakin tak berarti
bila kau tak datang menjemput malam ini..
melewati malam gelap sepi
tanpamu aku tak berarti
terpuruk disini terbelenggu sepi..
Bawalah aku terbang tinggi
melintasi ruang jiwa ini
tanpamu aku tak berarti
terpuruk di sini terbelenggu sepi...
terbelenggu sepi
Terdiam aku terkunci
di alam sepi yg abadi
anganku kian terbungkam
dihempas sang angin malam
ku coba tuk temukan
sejejak titik kehidupan
Terhempas abadi
Bawalah aku dari sini
dalam kesunyian
tenggelam jiwaku seakan terbenam
rasa diri seakan tak berarti
hilang ditengah malam gelap yang abadi
Bawalah jiwaku terbang dan melayang
Bawalah ragaku dari kesunyian
Hampa diri semakin tak berarti
bila kau tak datang menjemput malam ini..
melewati malam gelap sepi
tanpamu aku tak berarti
terpuruk disini terbelenggu sepi..
Bawalah aku terbang tinggi
melintasi ruang jiwa ini
tanpamu aku tak berarti
terpuruk di sini terbelenggu sepi...
Cahaya Bidadari
Didalam Kegelapan malam
ku tertidur didalal lelap malam
Didalam mimpiku yang sunyi
Ku bertemu 7 bidadari
Cahaya terang benderang
dari taman didalam surga
Jalanya membentang
Jalan menuju surga
Cahayannya menerangi
arti didalam kehidupan.
Indahnya cahaya pelangi
tak seindah penghuni surgawi
Terangnya cahaya mentari
tak seterang cahaya bidadari
Kepakanlah kedua sayapmu
dan bawalah aku terbang bersamamu....
Monday, January 21, 2013
Siapa Aku
Siapa aku,,,,
Tak kukenal diriku...
Tak kupaham hidupku...
Dan tak kumengerti arah langkahku...
Aku coba bertahan pada hidup yang sulit
Meski airmata slalu jadi teman setiaku
Meski luka hati tlah jadi darah dagingku
Namun, slalu kuperlihatkan senyumku
Tuhan....
Jika memang ini jalan hidupku...
Kumohon.... ijinkan ku bahagia sejenak
Bahagia tanpa airmata...
Kuatkan hatiku tuk melangkah pergi
Tinggalkan istana yg bagai neraka ini
Penuh dengan dusta dan penindasan
Pada diri yang dianggap sampah untuk mereka...
Tuhan...
Ijinkan kuberistirahat di pangkuan-Mu...
Agar dapat kulepas beban hati ini...
Agar mampu kuterbebas dari rasa sakit yg bersarang di tubuhku
Maafkan aku.... Tuhan dan ibuku tersayang....
RINTIHAN HATI NAN LARA
Malaikat di syurga
apakah kau mengetahui disana
disini ku Yang berjuang didunia
bersama dada yang terluka
oleh kemunafikan manusia
juang ku jelaskan semua
namun hanya angin lalu belaka
tanpa ada akui salah antar sesama
Yang salah ini hanya padaku belaka
Wahai bidadari jelita
adakah kau jua merasa
adakah niat mu dalam asa
untuk temani hapuskan lara
mengisi ruang dan raga
serasa bumi ini Yang hampa
Yang kurasa kesepian membuta
Bukan ku tak percaya
bahwa kelak di akherat sana
semua mendapat ganjaran dunia
namun raga nan tertanam jiwa
masih harus untuk berusaha
namun terasaku jua letih menata...
Friday, January 11, 2013
Mungkinkah ?
Langit membias di pandanganku
Gambarkan duka hati yang tak berakhir
Hadirkan keputusasaan dari diri
Kini aku berdiri
Di tepi jurang terjal yang menanti
Menungguku dengan senyum setannya yang menghasut
Merayu tuk jadi pengikutnya....
Kini aku berdiri
Di antara kebenaran dan kesesatan
Tentang hidup yang sepertinya sulit
Namun tak harus akhiri seutas kehidupan
Dan kini kuberdiri
Coba tuk tegaskan hati...
Ini semua hanya jalan hidup
Bukan sebuah hukuman dan ujian yg tiada akhir
Karna mungkin...
Ada secercah sinar bahagia yg di dapat...
Melalui perjalanan panjangku...
Gambarkan duka hati yang tak berakhir
Hadirkan keputusasaan dari diri
Kini aku berdiri
Di tepi jurang terjal yang menanti
Menungguku dengan senyum setannya yang menghasut
Merayu tuk jadi pengikutnya....
Kini aku berdiri
Di antara kebenaran dan kesesatan
Tentang hidup yang sepertinya sulit
Namun tak harus akhiri seutas kehidupan
Dan kini kuberdiri
Coba tuk tegaskan hati...
Ini semua hanya jalan hidup
Bukan sebuah hukuman dan ujian yg tiada akhir
Karna mungkin...
Ada secercah sinar bahagia yg di dapat...
Melalui perjalanan panjangku...
Untuk Mu
Kugoreskan pena cinta di hatimu
Di lembaran hatimu yang dulu beku
Kulukis indah cinta di atas hatimu
Hatimu yang dulu tak bernyawa....
Biarkan hatimu berwarna, biarkan penuh cinta
Biarkan hatimu tersenyum, biarkan ia bahagia
Dan biarkan semua berjalan dengan maunya...
Mau dari cinta yang kau kenal...
Tertulis indah lembaran-lembaran cinta
Semakin hari semakin penuh warna..
Atas pena cinta yang penuh makna...
Suka, duka, airmata, tawa, amarah, cemburu, dan bahagia
Karna itulah cinta yang dulu tak pernah ada...
Di hatimu...di lembaran buku hatimu...
Lihat semua...
Lihat hatimu kini!
Kertas hatimu tak lagi sama
Kini penuh warna yang bermakna
Untukmu... yang inginkan bahagia
Atas cinta yang tertulis di cerita hidupmu...
Di lembaran hatimu yang dulu beku
Kulukis indah cinta di atas hatimu
Hatimu yang dulu tak bernyawa....
Biarkan hatimu berwarna, biarkan penuh cinta
Biarkan hatimu tersenyum, biarkan ia bahagia
Dan biarkan semua berjalan dengan maunya...
Mau dari cinta yang kau kenal...
Tertulis indah lembaran-lembaran cinta
Semakin hari semakin penuh warna..
Atas pena cinta yang penuh makna...
Suka, duka, airmata, tawa, amarah, cemburu, dan bahagia
Karna itulah cinta yang dulu tak pernah ada...
Di hatimu...di lembaran buku hatimu...
Lihat semua...
Lihat hatimu kini!
Kertas hatimu tak lagi sama
Kini penuh warna yang bermakna
Untukmu... yang inginkan bahagia
Atas cinta yang tertulis di cerita hidupmu...
Wednesday, January 9, 2013
Kekasihku
rindu rindu yang tak terobati
rasa cinta yang engkau abaikan
kata hati yang tak pernah kau dengar
KASIHKU.....pandangilah aku walau hanya sekejap saja
dan bisikkan padaku.....bahwa kau tak sanggup kehilanganku
tak ingatkah kau pada kasih sayang yang pernah kau beri untukku
mengapa seolah kau lupakan semua cinta yang kita buat ketika itu
tak sadarkah kau???
sikapmu sudah membuat aku sangat terluka
sampai kapan kau menyadari dan berhenti membuatku menangis
rasa cinta yang engkau abaikan
kata hati yang tak pernah kau dengar
KASIHKU.....pandangilah aku walau hanya sekejap saja
dan bisikkan padaku.....bahwa kau tak sanggup kehilanganku
tak ingatkah kau pada kasih sayang yang pernah kau beri untukku
mengapa seolah kau lupakan semua cinta yang kita buat ketika itu
tak sadarkah kau???
sikapmu sudah membuat aku sangat terluka
sampai kapan kau menyadari dan berhenti membuatku menangis
Kekasihku
dimana kekasihku kini berada???
baik baik sajakah dirinya
aku tak ingin sesuatu menimpanya
aku tak sudi jika ia terluka
aku ingin ia hidup damai dan selalu dalam berkah Tuhan
aku tak mau ia menderita
aku ingin ia hanya melewati yang indah saja didalam hidupnya
aku ingin ia hidup bahagia meskipun gak bersama aku
aku sayang dia.......aku cinta dia
Tuhan.....tolong jaga dan lindungi kekasihku
dan sampaikan selamat malamku untuknya
baik baik sajakah dirinya
aku tak ingin sesuatu menimpanya
aku tak sudi jika ia terluka
aku ingin ia hidup damai dan selalu dalam berkah Tuhan
aku tak mau ia menderita
aku ingin ia hanya melewati yang indah saja didalam hidupnya
aku ingin ia hidup bahagia meskipun gak bersama aku
aku sayang dia.......aku cinta dia
Tuhan.....tolong jaga dan lindungi kekasihku
dan sampaikan selamat malamku untuknya
Monday, January 7, 2013
Apakah aku Bidadari hatimu ?
Desah nafas panjang ini
Selalu datang dan mengikuti nuraniku
Erangan yang tak berlafaz
Selalu ada dan terdengar memekik gendang telinga
Kau adalah sumber inspirasiku
Kau adalah nafasku
Kau adalah jantungku
Dan kau adalah nyawaku
Aku mengagumimu
Aku mendewakanmu
Dan aku sangat menyayangimu
Aku sudah terbiasa hidup dengan indahnya perhatianmu
Aku sudah terbiasa bernafas dengan lembutnya udara dalam paru-parumu
Aku sudah terbiasa melihat dunia dengan tatapan matamu
Aku sudah terbiasa menapaki hidup dengan langkah kakimu
Dan,,
Aku sudah terbiasa mendiami hati dan jiwamu
Apakah kau juga merasakan hal yang sama ?
Atau,,
semua itu hanya fatamorgana buatmu ?
Kekasihku
Apakah aku Bidadari hatimu ?
Kau dimana ?
Aku hanya bisa diam tanpa kata
Aku hanya bisa tertunduk dalam duka
Aku hanya bisa menangis dalam tawa
Aku hanya bisa melihat tanpa cahaya
Aku hanya bisa bernafas tanpa udara
Adakah kau rasa apa yang kurasa
Atau kau hanya bisa melihatku,, tanpa berkata
Kau adalah kekasih,,
Kau adalah belahan jiwa,,
Tapi kini kau berlalu
Hilang
Dan tak bisa kudapati
Kau,,,,,
Kau menghilang tanpa bisa kucegah
Tanpa bisa ku raih
Tanpa bisa ku gapai
Tanpa bisa ku rengkuh lagi
Aku minta dan memohon padamu
Jangan pergi
Jangan tinggalkan aku
Sendiri dalam naungan kegelapan
Sendiri dalam kebisuan yang tercipta
Sendiri tanpa celah untuk memelukmu
Sendiri dalam lingkar dunia yang menakutkan
Kekasihku
Apakah benar aku ini CINTAMU ?
Atau hanya sekedar ILUSIMU ?
Karena aku tahu,,
Aku,,
Cinta Yang Sepi
Terpaksa ku hanya terdiam
terpaku dalam heningnya kesunyian
terpaksa ku hanya terdiam
saat semua tak lagi seindah harapan
Apakah cinta ini hadir memberikan luka
apakah rindu ini hanyalah menjadi sebentuk nestapa
dan ku hanya bisa terdiam
dan ku hanya bisa biarkan hatiku semakin jauh dan tenggelam
Tanpamu disini
ku seperti tertancap tajamnya belati
terluka tanpa pernah mampu untuk bisa kau mengerti
tanpamu disini
ku hanya seperti bunga yang layu dan menuju mati
tersiksa tanpa pernah mampu untuk dapat kau pahami...
Tanpamu
melambai sunyi melepas pergi
setangkai daun gugur dalam sepi
meninggalkan ranting yang menari
terhembus angin dan terbang tinggi
semoga indah harimu tanpaku
jemputlah mimpi dalam hatimu
jadilah diri sendiri dan apa adanya
jangan mencoba menjadi yang kau tak bisa
hidup dan mimpimu bukanlah di tanganku
dan juga bukan kakiku yang menjadi langkahmu
namun semua ada dalam diri dan hatimu
semampu mana kau mampu melakukannya
aku, dia dan mereka
hanyalah sebatas akar
yang mencoba menguatkanmu...
setangkai daun gugur dalam sepi
meninggalkan ranting yang menari
terhembus angin dan terbang tinggi
semoga indah harimu tanpaku
jemputlah mimpi dalam hatimu
jadilah diri sendiri dan apa adanya
jangan mencoba menjadi yang kau tak bisa
hidup dan mimpimu bukanlah di tanganku
dan juga bukan kakiku yang menjadi langkahmu
namun semua ada dalam diri dan hatimu
semampu mana kau mampu melakukannya
aku, dia dan mereka
hanyalah sebatas akar
yang mencoba menguatkanmu...
Entah
Sayatan luka lara telah terbuka
Yang kini tersisa hanyalah duka
Membias merah jemari yang kan meraba
Di palung serpihan lama masih terasa
Mengapa puing puing itu masih menjelma
Tiada henti ku usap rintih
Begitu lirih meretas pedih
Seulas kisah kembali menghampiriku
Yang tlah lama ditelan waktu
Kini datang dan mengganggu
Dan menyayat nyayat kalbuku
Secarik guratan kian memaksaku
Tuk mencari kemana tempat yang ku tuju
Raga tak lagi dapat berteduh
Kala ruang hati semakin melemah
Terbentur lara yang teramat parah
Menguntai merasuk celah
Hanya lelah yang dapat ku jamah
Biarlah sekejap ku menyerah
Seiring jalan menunjukkan arah
Walau jiwa dan raga tak lagi singgah
Disaat tak ku temukan raga tuk penyanggah....
Saturday, January 5, 2013
LOVE
''Satu nyawa dalam raga Yang
berbeda
satu jiwa dalam sukma Yang lain
berusaha saling menautkan sebuah
rasa
untuk menjadi satu dalam ikatan
cinta
Entah kapan rasa itu kan bertaut
dihati
atau bahkan semakin tercerai berai
seperti daun kering Yang tertiup
angin
atau bagai akar dan pohon Yang
saling menguatkan
teguh hati aku mencoba mengalir di
dalamnya
tak perduli aku terluka atau tertawa
terbahak
Ku hanya ingin menautkan satu
rasa Yang ku punya
menjadi satu ikatan dalam satu
cinta dua hati...''
berbeda
satu jiwa dalam sukma Yang lain
berusaha saling menautkan sebuah
rasa
untuk menjadi satu dalam ikatan
cinta
Entah kapan rasa itu kan bertaut
dihati
atau bahkan semakin tercerai berai
seperti daun kering Yang tertiup
angin
atau bagai akar dan pohon Yang
saling menguatkan
teguh hati aku mencoba mengalir di
dalamnya
tak perduli aku terluka atau tertawa
terbahak
Ku hanya ingin menautkan satu
rasa Yang ku punya
menjadi satu ikatan dalam satu
cinta dua hati...''
Subscribe to:
Comments (Atom)
Twitter
Facebook
Flickr
RSS



































