About

Sunday, June 14, 2015

Kau ada untuk Meniadakan aku

Denting hujan turun membasahi pipi
Mengalir indah merangkak pelan namun pasti
Membuai angan tersapu indah akan tragedi
Memasung jiwa yang kekal abadi

Ragamu tak lagi menyandingku
Tawamu tak lagi temaniku
Hangat dekapmu tak lagi menyejukkanku
Tatap teduhmu tak lagi indah untuk merengkuhku

Kau apakan indah rasa itu ?

Selongsong kata yang mengejutkanku
Menyeruak indah menghujam jantungku
Mengoyak merdu nafas dadaku

Aku
Hanyalah angin lalu bagimu